MB UNS at Opening The 1ST Sebelas Maret International Festival 2017

Dalam rangka memeriahkan salah satu agenda Dies Natalis Universitas Sebelas Maret ke-41, Marching Band Sebelas Maret Surakarta diberikan kepercayaan untuk memeriahkan pembukaan The 1st Sebelas Maret Internasional Festival 2017 3-5 Maret 2017.

Acara diawali dengan jalan sehat civitas akademi UNS mengitari Kampus 1 UNS Kentingan, kemudian Marching Band Sebelas Maret Surakarta mengawali Bapak Ravik Karsidi mengitari Kampus dengan rute Gerbang Utara UNS – Kampus ISI Surakarta – Persimpangan SMK Warga  – SPBU Sekarpace – Taman Budaya Jawa Tengah – Gerbang Utama UNS dan berakhir di Lapangan Rektorat UNS. Selang beberapa waktu, para pemain Marching Band Sebelas Maret Surakarta menempatkan diri di Lapangan Rektorat UNS untuk memulai pagelaran. Dalam pagelaran ini, Marching Band Sebelas Maret Surakarta menampilkan dua buah lagu yaitu Congratulations dan Gending Sriwijaya.

The 1st Sebelas Maret International Festival berlangsung selama tiga hari, yaitu dari 3 – 5 Maret 2017. Acara ini menampilkan banyak sekali hasil kreatifitas mahasiswa UNS dari seni, bela diri, hingga teknologi.

Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada kami, semoga kami dapat lebih membanggakan almamater UNS tercinta. Terima kasih pula untuk semua anggota dan player yang sudah berkonstibusi dalam acara ini.

Do the Best, Be the Best, God Takes the Rest. UNS Jaya!!!

STREET PARADE

Street parade sering ditampilkan dalam festival ataupun acara-acara besar. Maka dari itu, masyarakat sangat excited jika ada marching band yang memeriahkan sebuah parade. Dalam street parade, band biasanya berbaris berdasarkan section. Setiap anggota harus tetap menjaga bentuk barisan agar tetap berada di dalam track. Maka dari itu, orang paling depan bertanggung jawab untuk menentukan jalur, sehingga barisan di belakang dapat mengikuti mereka. Anggota band juga harus menjaga langkahnya tetap konstan sambil berbaris dalam parade. Langkah standar biasanya bervariasi antara 22 dan 30 inci (56-76 cm) per langkahnya.

Biasanya para pemain perkusi akan memainkan drum break untuk menjaga tempo langkah band tersebut. Irama tempo bervariasi dari setiap band, namun biasanya antara 112 hingga 140 beat per menit. Musik dan koreografi yang dimainkan sembari berjalan biasanya diharapkan menghibur dan meramaikan acara. Oleh karena itu, para pemain marching band tidak boleh meremehkan street parade dan tetap harus berlatih sungguh-sungguh sebelumnya.

FUNGSI SARUNG TANGAN UNTUK ANAK MB

Sarung tangan adalah sejenis pakaian yang menutupi tangan, baik secara sebagian ataupun secara keseluruhan. Fungsi sarung tangan ialah untuk melindungi sang pemakai dari pengaruh lingkungan sekitarnya atau melindungi lingkungan sekitar dari tangan sang pemakai misal pengendara motor atau pegawai pabrik. Ada beberapa jenis sarung tangan yaitu termis, mekanis, kimia dan pelindung infeksi. Selain itu sarung tangan juga dipakai sebagai hiasan atau untuk alasan mode seperti dibeberapa negara yang memiliki musim dingin.

Lalu apa fungsi sarung tangan untuk anak MB?11884650_10204879893343589_2668729371856689787_o

Tidak ada bedanya, secara umum sarung tangan digunakan sebagai alat pelindung yaitu sebagai pelindung tangan juga pelindung alat. Jika player CG/ Colour Guard memakai sarung tangan untuk melindungi tangan dari alat mereka, maka player brass selain melindungi tangan juga sebagai salah satu usaha untuk menjaga alat mereka. Alat Brass sebagian besar terbuat dari tembaga dan bila tidak dirawat dengan baik akan mudah korosi.

 

 

11958163_10204879889063482_2981355780085337118_o

Namun dalam marching band fungsi sarung tangan bertambah, yaitu sebagai penunjuk komando dari FC ( Field Comander ). Seorang fc umumnya menggunakan sarung tangan putih sebagai pelengkap performnya, tidak hanya sekedar pelengkap  warna putih dipilih agar player lebih mudah melihat komando yang diberikan.

Itulah beberapa fungsi sarung tangan bagi anak Marching Band, jadi kalo latihan jangan lupa bawa perlengkapannya team =)

 

https://id.wikipedia.org/wiki/Sarung_tangan

MARCHING BAND SEBELAS MARET DALAM FAM UNS

15000111_10207655160803541_1871983441587364768_oGOR UNS, 04 November 2016, Marching Band Sebelas Maret Surakarta menjadi bagian dari pembukaan Festifal Apresiasi Mahasiswa ( FAM ) UNS. Festival Apresiasi Mahasiswa (FAM) sebagai salah satu program kerja dari BEM UNS 2016 berusaha untuk memberikan sumbangsih dan turut andil dalam peran apresiasi terhadap bakat-bakat unggul yang dimiliki oleh mahasiswa UNS dan nilai estetik dalam segala nilai yang dimilikinya.

Selain sebagai pengisi acara dalam acara tersebut, ini merupakan apresiasi yang diberikan oleh BEM UNS kepada Marching Band Sebelas Maret atas prestasi yang telah dicapai dalam Jember Open Marching Competition ( JOMC) pada bulan September lalu.

15000037_10207655158363480_5452981002891658756_o 15000835_10207655157723464_8118934873272943409_oMahakarya Untuk Indonesia merupakan tema dari FAM UNS 2016, Rudi Cobain, BKKT UNS, dan Makot FAM UNS ikut memeriahkan acara tersebut.

Sirih Kuning, Can’t Help, dan Congratulation adalah lagu yang dibawakan dalam acara FAM, namun dikemas dengan nuansa yang berbeda yaitu dengan bebrapa visual sederhana.

Terimakasih atas apresiasi yang diberikan kepada kami, semoga kami dapat lebih membanggakan untuk UNS, terikasih juga untuk semua anggota dan player yang sudah berkonstibusi dalam acara ini.

http://bem.uns.ac.id/famuns2016/

 

MUSUH BESAR ANAK BRASS ???

13975342_10206982014455303_850580446321288181_oDalam Marching Band, brass section merupakan “penyanyi “ dalam setiap pagelaran yang ditampilkan. Player Brass merupakan player terbanyak dalam sebuah band dan sebuah lagu dapat terbentuk karena permainan musik brass, itu mengapa Brass disebut penyanyi dalam sebuah Marching Band. Selain itu kebiasaan latihan yang dilakukan oleh Marching Brass hampir sama seperti penyanyi pada umumnya, seperti : Latihan fisik, Latihan pernapasan, latihan vokal, haming, cara menciptakan suara perut, dll.

Begitupula dengan pantanganannya, bila seorang penyanyi pada umumnya dilarang minum es, mengkonsumsi makanan pedas dan berminyak, hal itu juga terjadi pada Marching Brass, dan hal yang paling sulit untuk player brass hindari adalah MINUM ESSSSsssss…….

Kesegaran es siang hari setelah latihan selalu menggoda iman player marching brass.

“ kok minum es? “ itu adalah kalimat tanya yang biasa dilontarkan oleh pelatih Marching Brass kalo lihat playernya ada yang minum es. Makannya jangan makan bareng pelatih ( hehhehe… sesat )

tapi setiap aturan dibuat pasti punya alasan yang baik kan guys..

kenapa sih player Marching Brass gak boleh minum es?

Sebenarnya buka tidak boleh minum es, namun lebih tepatnya player Marching Brass harus mampu mengatur apa yang mereka konsumsi, salah satunya adalah es atau minuman dingin. Kenapa pelatih tidak memperbolehkan minum es, dikarenakan dengan meminum es akan menyebabkan bronkus membesar yang mengakibatkan saluran pernapasan akan menjadi lebih sempit. Selain itu jika kondisi minum es setelah latihan yang jelas akan menjdikan suhu tubuh panas, maka es sangat tidak dianjurkan karena akan menyebabkan broken muscle, dimana otot akan menjadi lemas dan sulit untuk dipanaskan lagi. Otot yang sudah panas sedianya akan lebih mudah untuk berkegiatan. Selain itu mengkonsumsi es berlebih dan tidak teratur apalagi dengan es yang tidak higienis akan mengakibatkan terhambatnya sistem pernapasan, misal karena adanya lendir bahkan radang. Bagi Marching Brass hal tersebut dapat sangat mengganggu saat berlatih karena berkaitan dengan breathing yang merupakan bahan bakar utama dan memang harus dijaga.

Jadi sebenarnya minum es itu diperbolehkan, namun dengan catatan seorang player brass juga harus sadar kapan dia boleh mengkonsumsi es dan kapan tidak

Nah… bagaimana Plyer Brass ? masih mau sering minum es yang segernya gak ketulungan ?